3 Wisata Candi Mendut, Candi Magelang Yang Sering Disebut Candi Jogja

Wisata Candi Mendut

Setiap kali ditanyakan destinasi wisata berbau sejarah maka hal pertama yang akan terlintas di benak orang-orang pada umumnya adalah Candi. Kalau ditanya Candi apa maka jawabannya adalah Candi Borobudur atau Candi Prambanan. Tapi tahukah kamu bahwa ada satu wisata candi yang tidak kalah menariknya? Yaitu Candi Mendut yang masih bertetanggaan dengan Candi Borobudur. Selain bisa dijadikan sebagai destinasi wisata, pergi ke Candi Mendut dengan sewa bus pariwisata bersama sanak keluarga juga bisa menjadi sarana edukasi loh. Terdapat pelajaran sejarah, budaya dan pesan moral yang bisa diajarkan kepada anak-anak melalui lokasi, arca dan relief-relief yang bisa kamu temukan di sana.

Tapi tahukah kamu bahwa CandI Mendut kerap kali disebut juga dengan Candi Jojga? Hihihi, memang sih letaknya masih terbilang dekat dengan Jogjakarta. Namun Candi Mendut sebenarnya terletak di Magelang loh. Perjalanan dari Jogja ke Candi Mendut memakan waktu kurang lebih empat puluh lima menit untuk menempuh jarak sejauh tiga puluh tujuh kilometer. Untuk sampai ke Candi Mendut bisa digunakan kendaraan pribadi yang ramping atau bisa juga diakses oleh mobil besar bila para pengunjung datang jauh-jauh dengan sewa bus pariwisata Jakarta. Jika kamu datang ke Candi Mendut, maka ada beberapa wisata yang bisa kamu datangi sekaligus. Apa saja? Cek ulasannya berikut ini.

Komplek Candi Mendut

Memang dari segi ukurang, Candi Mendut jauh lebih kecil dibandingkan Candi Borobudur, Candi Prambanan atau pun Candi Sewu. Tapi biar kecil-kecil begini, usia Candi Mendut lebih tua dibandingkan Candi Borobudur loh. Saat pengunjung memasuki komplek Candi Mendut maka mereka disambut dengan arca dan relief-relief apik yang menceritakan fabel kisah Burung dan Kura-kura, Brahmana dan Kepiting serta Kera dan Burung Manyar yang mengandung banyak sekali pesan moral. Naik sedikit ke bagian badan maka patung arca setinggi tiga meter akan menyambut kamu. Yaitu arca Bodhisativa, Lokesvara dan Vairocana.

Baca juga: Butuh Spot Foto Yang Kece dan Instragamable? Kunjungi Saja Top Selfie Pinusan Kragilan!

Buddhist Monasatery Dengan Ritual Meditasi Chanting

Jika kamu memiliki waktu yang lebih luang maka kamu bisa mengikuti ritual Chanting yang juga dibuka untuk umum. Ritual Chanting ini serupa dengan meditasi dengan menggunakan alunan musik atau nyanyian. Tidak perlu takut sebab mereka sangat ramah. Kamu bisa mengikuti ritual Chanting yang dimulai pukul tujuh sampai delapan malam. Merasakan menyatu dengan alam dan kembali khusuyk kepada Sang Pencipta. Selain itu di sepanjang jalan menuju Buddhist Monasatery ditanami dengan bunga teratai yang bermekaran sehingga bisa membantu relaksasi pikiran kamu.

Vihara Buddha Mendut

Di sisi utara komplek Candi Mendut kamu juga bisa mampir sejenak ke Vihara Buddha Mendut.  Tidak hanya terdapat patung dan tempat beribadah, Vihara Buddha Mendut juga memiliki taman. Fasilitas tersebut sebagian berasal dari sumbangan Jepang. Konon katanya pada zaman dahulu area Vihara Buddha Mendut pada mulanya adalah area biara Katholik yang kemudian dibagikan kepada rakyat. Sebagian arenya kemudian dibangung untuk Vihara Buddha Mendut.

Belum tuntas wisata kalau belum  memboyong oleh-oleh. Sembari menunggu anggota yang ikut sewa bus pariwisata ke Candi Mendut kamu bisa melipir ke kios-kios suvernir di area gerbang Candi Mendut. Kamu bisa membeli beberapa pernak-pernik lucu untuk di bawa pulang dan dibagikan kepada kerabat. Pergi wisata ke Candi Mendut seolah menawarkan kamu destinasi lengkap dalam satu tujuan. Kamu tidak hanya bisa mengunjungi Candi Mendut saja, tapi bisa juga mampir ke Candi Borobudur yang letaknya berdekatan dengan Candi mendut.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*